Liputan Publik
Berita

Akses Jalan Terputus..! Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Batu, Turun Langsung Atur Lalin

Ogan ilir,liputanpublik.com–Bhabinkamtibmas polsek tanjung batu Aipda. Ardiansyah,. Turun langsung atur lalin, Putusnya Akses jalan alternatif penghubung antar kecamatan dan kabupaten yang berlokasi di kelurahan payaraman barat dan sedang dalam pengerjaan  Pembangunan Jembatan yang terkesan lambat

Kapolsek tanjung batu Akp.Sondi Fraguna SH.M.Si,. Melalui Bhabinkamtibmas Aipda. Ardiansyah,.mengatakan  pembangunan jembatan penghubung di jalan provinsi antara desa Tebedak dan  kelurahan Payaraman kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir mengalami banjir seiring datangnya musim penghujan

“Akibat hujan lebat dihulu sungai seharian siang malam menyebabkan air sungai mengalami peningkatan debit air yang membanjiri jalan alternatif disebelah pembangunan jembatan yang sampai sekarang pengerjaanya belum terselesaikan”Ungkap Ardi pada media ini Senin (11/12/2023)

Dilanjutkan Ardi, masyarakat selama ini memanfaatkan jalur alternatif yang dibuat untuk melintas baik R4 maupun R2 dari kedua arah. Meskipun ada jalur alternatif lain yang melalui jalur desa lubuk bandung namun arah memutar cukup jauh. Sehingga memaksa pengguna jalan melintasi jalur alternatif meskipun debit air mengalir deras meskipun bisa membahayakan karna  jalan dan jalur sudah brangsur terbis ( longsir ) tergerus air sungai

“Tidak adanya rambu jalan yg terpasang dilokasi lintasan tanda bahaya dan tidak adanya penerangan jalan dilokasi bisa membahayakan penguna jalan yang masih memaksakan melintas baik R2 dan R4″Tukasnya

Ditambahkan Bhabinkamtibmas polsek tanjung batu, Apabila pengerjaan jembatan tidak lekas dituntaskan dalam waktu dekat dan curah hujan yang tinggi di hulu sungai menyebabkan debit air semakin tinggi bisa membuat putusnya akses jalur alternatif dan warga menjadi terhambat dalam melakukan aktifitas meskipun ada jalur alternatif lainya.

“Hal ini bisa memicu kemarahan warga masyarakat yang berada di kedua arah atas keterlambatan penuntasan pembangunan jembatan dan bisa menyebabkan protes ke Pemborong jembatan maupun ke dinas PU terkait”Jelasnya

Lebih lanjut Aipda . Ardiansyah meminta, Kepada dinas terkait Mohon kiranya agar dipasang tanda rambu bahaya dan rambu arah jalur alternatif yang ada guna tidak menghambat aktifitas serta keselamatan penguna jalan dan menekan timbulnya korban material dan korban jiwa”Pintanya

(Ed/LP)

Liputan Terkait