Liputan Publik
Berita

Resmikan Dapur MBG, Walikota Lubuklinggau Ingatkan Pentingnya Pengawasan dan Standar Gizi yang Baik

Lubuklinggau,liputanpublik.com — Walikota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat meresmikan dapur MBG (makan bergizi gratis) A dan F yang berlokasi di jalan cendana, kelurahan tanjung aman, kecamatan Lubuklinggau barat I, kota Lubuklinggau, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan peresmian yang dilaksanakan pukul 14.30 Wib ini, dihadiri Owner MBG A & F, Harriyadi Iskandar, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Erwin Armeidi, Kepala DLH, M Johan Imam Sitepu, Kepala SPPG Barat I, Ari Wisnoyo; Kabag Prokopim, Taufik Hidayat, serta Kabag Perekonomian dan SDA, Yulia Efrina.

Dalam sambutannya, Walikota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat menyampaikan terimakasih kepada dapur MBG yang sudah membantu pemerintah kota Lubuklinggau untuk menjalankan program bapak Presiden dalam memberikan makanan bergizi gratis kepada anak-anak Sekolah mulai dari tingkat TK hingga tingkat SMA, ”papar wako

SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) merupakan program strategis dari bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dengan hadirnya SPPG ini sendiri, Presiden Prabowo berkomitmen bisa menekan angka stunting dan membuka lapangan pekerjaan, ”terang wako

Saat diwawancara, owner dapur MBG A & F Harriyadi mengatakan, Dapur MBG yang kita jalankan ini menyalurkan makan gratis di beberapa Sekolah di Kecamatan Lubuklinggau barat I, yang mana total penerima manfaat sudah mencapai 2873 termasuk ibu menyusui, ibu hamil dan balita, ”ungkap yadi

Demi menjamin kualitas dan distribusi, dapur MBG A & F sendiri telah dilengkapi dengan 16 titik kamera CCTV dan hanya dapat diakses oleh relawan yang terdaftar,

Sesuai arahan Kemendagri, Kementerian Kesehatan, dan Kemendikdasmen, dapur MBG juga dilibatkan dalam upaya sosialisasi serta deteksi dini TBC, “semua relawan dapur MBG harus menjalani rapid tes TBC,
”lanjutnya

Dalam menjaga dan menyukseskan program strategis dari bapak Presiden Prabowo ini sendiri, saat ini dapur catering MBG kita akan melengkapi persyaratan khusus seperti harus adanya surat SLHS (sertifikat laik higienis sanitasi) sertifikat halal serta sertifikat keamanan pangan, kita juga akan menyiapkan pelatihan dalam pengawasan dan penjamah makanan, serta kegiatan rutin melaksanakan sosialisasi di Sekolah penerima MBG (Makan Bergizi Gratis), ”pungkasnya. (ADV/ARIE/LP).

Liputan Terkait